11.11 The biggest sale is coming!

Neraka Di Stalingrad

Neraka Di Stalingrad
Penulis: Franz Schneider & Charles Gullans
Subjek: Sejarah, Russia
Keadaan: Bagus
Penerbit: Penerbit Narasi
Tahun: 2014

 
Pada musim panas tahun 1941 pasukan Nazi jerman telah menguasai hampir seluruh benua Eropa dengan gerakan pasukanya yang sangat cepat yang terkenal dengan istilah blitzkrieg. Jerman dengan Adolf Hitler nampaknya akan berjaya memenangkan Perang Dunia II. Beruntung Inggris yang berada disebrang lautan,sehingga menyulitkan tentara Jerman untuk menaklukannya.
Keberhasilan perang di Eropa ini menambah rasa percaya diri Hitler. Maka tibalah saatnya ia mengalihkan perhatiannya ke timur. Rusia. Kalau ini berhasil, Jerman akan mengukir sejarah baru sebagai negara yang satu-satunya berhasil mengalahkan Rusia, suatu yang pernah gagal dilakukan oleh Napeleon Banaparte, namun menemui kehancuran yang memilukan.
Maka pada musim panas tahun 1941 dilancarkanlah operasi Barbarossa yang bertujuan menaklukan Rusia.Operasi ini pada mulanya berjalan lancar sehingga Hitler merencanakan membuat parade militer di Lapangan Merah Moskwa sebelum natal tahun itu.
Namun, kemenangan dan kebanggaan itu rupanya tidak bertahan lama. Optimisme Jerman ini tertelan oleh Kejamnya alam Rusia. Gerak maju pasukan Jerman yang begitu lancar pada musim panas, berobah total menjadi semakin lambat ketika memasuki musim dingin di kota Stalingrad.
Stalingrad, kota stalin harus direbut untuk memutuskan hubungan Rusia dari bagaian utara ke selatan. Sore tanggal 23 Agustus 1942 sebagian besar bangunan kayu di kota itu telah hancur. Stalingrad bisa dikuasai dalam satu hari, tapi penduduk terus melawan. Setiap rumah seperti kamp musuh yang berbahaya. Akibatnya Pasukan Jerman malah terperangkap di dalamnya.
Alam Rusia yang ganas membuat situasi berbalik. Pada awal serangan jutaan pasukan Rusia menyerah kepada pasukan Jerman. Kini, malah pasukan Jerman yan terjepit dimana-mana. Mereka menghadpi dua musuh sekali gus; Tentara Merah yang semakin tahu cara berperang secara efektif dan cuaca yang mematikan.
Kemajuan operasi Barbarossa berhenti total pada bulan Desember 1941. Kemenangan yang telah diraih, secara menyedihkan berobah menjadi penderitaan tragis. Diberbagai tempat pasukan Jerman terperangkap dan tidak bisa keluar hidup-hidup.
Penderitaan pasukan Jerman itulah yang diceritakan buku ini yang mengisahkan pasukan besar yang dipimpin oleh Jenderal Paulus yang terperangkap di kota Stalingrad. Bagaimana pasukan besar itu mengalami hidup mereka sehari-hari yang bagaikan neraka; kedinginan, kelaparan, ketakutan yang menggumpal menjadi keputusasan yang memilukan, sebelum akhirnya jenderal yang memimpin pasukan besar itu menyerah dengan memalukan.

Write a review

Note: HTML is not translated!
    Bad           Good
Captcha
  • Brand: Penerbit Narasi
  • Product Code: 9789791683814 – Neraka Di Stalingrad
  • Availability: In Stock
  • RM12.00

Tags: Charles Gullans, Franz Schneider, Penerbit Narasi